tips public speaking edisi #11

Saya tampak lagi rajin bikin tips nih, semoga tidak apa-apa, kan jadi lebih banyak yang bisa segera diterapkan.

Tips kali ini adalah, jreng jreng…

KONSEP DIRI

Waktu itu saya berbincang dengan Vani dan saya teringatkanakan audio CD Anthony Robbins yang filenya saya dapat dari Hari. Perbicangan kita berkaitan dengan salah satu tips paling dahsyat di public speaking. Yaitu tentang Konsep Diri. Saking dahsyatnya, materi konsep diri ini selalu menjadi bagiandari training di Karisma bahkan sejak sebelum saya masuk Karisma pada tahun2001 (aduh jadi merasa tua kalau nyebut tahun teh). Entah kenapa saya tidakpernah terpikirkan sebelumnya dan baru nyadar setelah ngobrol ama Vani.

Setiap kita memiliki pandangan tentang siapa diri kita. Misalnya:seseorang yang cantik, seseorang yang ramah, seseorang yang cerdas, dan lainsebagainya. Kita juga memiliki pandangan tentang HUBUNGAN kita dengan oranglain. Misalnya kita punya pandangan bahwa ‘saya tidak pernah bisa menghadapi audience yang lebih tua dari saya’, atau ‘saya mah susah kalo ngasi materi didepan anak punk’, atau ‘saya ngga bisa bicara bebas kalau ada anak Karisma yanglihat’ btw, yang terakhir ini adalah “penyakit”nya Yahya, hehe…

Ada juga pandangan yang sempat disampaikan mas Eko pada sayabeberapa hari sebelum saya jadi trainer di Power Teaching Training. Dia berkata”kita harus menunjukkan bahwa kita expert, meninggi dibandingkan peserta,”well, itu adalah cara pandang yang menarik yang banyak digunakan oleh para pembicaraterhadap audiencenya.

Bagi setiap kita ada pandangan tersendiri tentang hubungan diridan orang lain. Beberapa bisa menghambat kita menjadi pembicara yang efektifdan beberapa bisa mendukung efektivitas presentasi kita.

Misalnya tadi, kita berpandangan bahwa kita tidak bisamenghadapi anak punk, artinya kalau kita diminta ngasi ceramah di depan anakpunk, belum ngomong pun kita sudah kalah. Kita sudah meyakini bahwa kita tidakbisa. Akhirnya secara tidak sadar, cara penyampaian kita terganggu, danpresentasi kita jadi tidak efektif. Lalu ujung-ujungnya kita berkata, tuh kan sayamah ngga bisa kalau harus ngomong depan anak punk. Keyakinan kita yang salahtelah diperkuat dan kita makin yakin kalau kita tidak bisa.

Jadi, sebelum kita melakukan presentasi, bersihkan dulu dirikita dari segala praduga terhadap diri kita dan hubungan kita dengan audience. Buatsebuah cara pandang yang menguatkan diri kita dan bukan melemahkan.

Ini yang saya lakukan saat menjadi trainer di Power TeachingTraining. Saya agak tidak sepakat dengan mas Eko, saya tidak suka ide bahwapembicara harus TAMPAK lebih expert. Akhirnya saya membuat pandangan baru yang membuatsaya nyaman berhadapan dengan audience saya yang mayoritas guru. Sayamengatakan pada diri sendiri, saya adalah tipe pembicara yang menyatu dengan audience, saya berinteraksidengan mereka, menjadi teman mereka, saya tidak perlu menjadi lebih pakar dari audience, saya belajar bersama audience saya.

Btw, saya memangselalu takut pada beberapa golongan audience tertentu, salah satunya adalahapabila saya berhadapan dengan audience yang usianya jauh lebih tua dari saya. Padapower teaching training kemarin, hampir semua audience usianya lebih tua darisaya, jadi bisa dibayangkan betapa seramnya kondisi saat itu –bagi saya. Denganberpegang pada pandangan bahwa saya adalah pembicara yang menyatu denganaudience, saya merasa lebih nyaman berhadapan dengan audience yang sebelumnyatampak menakutkan bagi saya.

So, kesimpulannya ini langkah-langkah yang harus dilakukan:

- cari tahu apa pandangan yang kita miliki tentang HUBUNGANkita dengan audience

- cek apakah membuat kita lebih efektif dalam presentasi

- jika tidak membuat kita efektif, ubah dengan yang membuat kita nyaman saat presentasi.

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.